Postingan

MASIH DI TEMPAT YANG SAMA

Gambar
  Ada satu nama yang tak pernah benar-benar hilang dari benakku. Waktu telah berjalan jauh, banyak hal datang dan pergi, tapi ada yang tetap tinggal — perasaan yang diam-diam tumbuh dan enggan layu, meski tak pernah disiram kembali. Kita pernah berjalan beriringan, meski tak pernah benar-benar berdampingan. Aku tahu arah langkahmu tak pernah menuju ke tempatku berdiri. Tapi entah kenapa, aku tetap di sini, di tempat pertama aku merasa sesuatu yang berbeda. Bukan sekadar kagum, bukan sekadar nyaman — tapi lebih dari itu, meski aku sendiri tak pernah berani menyebutnya dengan lantang. Hari demi hari aku menyaksikanmu tertawa, bertumbuh, dan menemukan seseorang yang membuat matamu lebih hidup. Aku tak pernah ada di dalam cerita itu. Hanya bayangan samar di belakang panggung, menyaksikan semuanya dengan diam. Dan meskipun logika berkata untuk berhenti, hati punya cara sendiri untuk bertahan. Aku mencoba mengalihkan pandangan, membuka lembar baru, menulis cerita lain. Tapi tiap kalimat ...

Surat Sunyi Kepada Tuhan

Gambar
  untuk Tuhan yang mungkin masih mendengar Tuhanku, Hari ini aku menulis, bukan karena aku yakin seperti dulu. Tapi karena diamku terlalu berat, dan mulutku terlalu lelah menahan semua pertanyaan. Aku tidak datang membawa doa yang indah, tidak juga selembar iman yang utuh. Yang kubawa hanya serpih-serpih keyakinan yang terkikis oleh waktu, oleh luka, oleh dunia yang terlalu bising. ⸻ Tuhanku, Aku pernah mencintai-Mu dengan cara yang polos. Aku percaya surga, neraka, pahala, siksa semua dengan mata anak kecil yang patuh. Tapi sekarang aku dewasa, dan kebenaran tak lagi semudah hitam-putih. Aku mulai bertanya, bukan karena aku benci, tapi karena aku ingin mengenal-Mu tanpa topeng, tanpa takut, tanpa paksaan. ⸻ Kadang aku takut, jika pertanyaanku membuat-Mu marah. Jika keraguanku membuat-Mu berpaling. Tapi di sisi lain… jika Engkau memang Maha Tahu, bukankah Engkau tahu bahwa aku tidak sedang membangkang  aku hanya ingin mengerti. ⸻ Tuhanku, Jika Kau marah karena aku ragu, maka m...

EMOSIONAL

Gambar
  Ternyata keterikatan emsional tidak semenyenangkan itu ya, sesak rasanya, entah bagaimana saya mendeskripsikannya,di akhir akhir ini saya berusaha untuk menghindari hal hal yang bisa membuat kenangan, saya bersikap distraksi terhadap mereka, teringat sejak kala kita bertemu di lembaga tengah sawah yang penuh dengan ceritanya, berbagaikeistimewaan kita saling bercengkrama, tanpa kita sadari kebersamaan kita telah di ujung mata, dan betapa beratnya menerima keadaan tapi mau bagaimana lagi toh sialnya kita harus menghadapi kehidupan yang berlanjut ini dengan berbagai rintangannya, Teruntuk masa depan yang sangat samar berilah kita derajat yang memberikan ketenangan. ليس الفراق كنت باكيا # ولكن اللقاء كنت نادما ليس الفراق للفراق # ولكن الفراق للشوق Berharap suatu saat  bisa berkumpul lagi dengan membawa berbagai cerita yang tertahan, profesi. saya yakin bahwa kalian sangat potensi terhadap hal hal yang besar, dan kalau kalian udah sukses jangan lupa ya heheheh, selamat datang di...

MELEPASMU DENGAN SUMPAH

Gambar
 Aku hanyalah seorang pemuja  Yang mengharapkan cinta terbalas dengan semestinya Tanpa ada yang berbeda  Pun tanpa belas kasihan semata Tapi seiring waktu kusadari bahwa ini hanya  Sebatas ekspetasi belaka Yang tak bisa kugapai dengan nyata Bahkan disetiap detiknya  Tak kutemui makna hakikatnya Tidakkah kau ingat canda tawa yang kau beri malam itu Tidakkah kau ingat pertemuan ibu kala itu Kuakui permainanmu sungguh cantik  Hingga mampu membuatku Merintih lirih dalam bilik Lanjutkan saja! Namun aku tak sanggup menahan wahai tuhan Jika ia menghendaki karma yang kelak akan  Di teguk berupa penderitaan Hingga ia mati dalam kekalutan, Sedangkan aku menabur ingatan kelam di pemakaman Pergilah! Raih segala keinginanmu; Juga bahagiamu  Ku temui dalam hatimu ada hatinya Ku sadari bahkan kau tak MENGHARGAI permohonan maafku Kau bilang kita baik baik saja  Siapa sangka kau menghindarinya Aku tak akan mengganggu Sebab pada setiap putaran waktu bersamamu...

Tahlilan bid’ah atau tidak ?

Gambar
Banyak orang yang anti tahlilan memakai sebuah kutipan fatwa dari kitab I’anatut Thalibin sebagai salah satu senjata andalan untuk menyerang amaliyah orang Indonesia yang mayoritas Syafi’iyah. Kitab tersebut adalah salah satu rujukan kaum santri Syafi’iyah untuk memecahkan berbagai masalah fikih keseharian mereka. Tentu saja bila kitab tersebut dijadikan senjata, maka diharapkan banyak santri yang bisa gentar. Kutipan anti tahlilan yang dimaksud adalah teks berikut: إعانة الطالبين على حل ألفاظ فتح المعين (2/ 165) نعم، ما يفعله الناس من الاجتماع عند أهل الميت وصنع الطعام، من البدع المنكرة التي يثاب على منعها “Ya, apa yang dikerjakan orang, yaitu berkumpul di rumah keluarga mayit dan dihidangkannya makanan untuk itu, adalah termasuk Bid’ah yang nungkar, yang bagi orang yang melarangnya akan diberi pahala” Tapi apakah benar kutipan fatwa dari kitab I’anatut Thalibin di atas dalam konteks mengharamkan tahlilan? Nah inilah yang seharusnya dipahami baik-baik. Mari kita urai dulu asal muasal ...

Kehidupan tidak seindah cocotnya motivator

Gambar
Kapanpun jika kamu merasa tertekan ingatlah!  Bagaimana bisa nabi nuh mengarungi kapalnya ditengah tengah ombak yang seperti gunung Bagaimana bisa nabi Ibrahim selamat dari kobaran api Bagaimana bisa nabi Yunus selamat dari perut ikan paus Bagaimana bisa nabi Musa membelah lautan dengan tongkatnya  Hal terindah tentang kelapangan terhadap allah adalah bahwasanya hal itu terjadi tatkala segala akal telah berhenti, sehingga tidak ada yang tersisa di hati seorang hamba kecuali allah. Waallahu a'lam.

Puasa Rasa

Gambar
Hujan tengah bulan ramadan Bunga-bunga taman bermekaran Tapi taman hati terasa gersang Bertahun dilanda kemarau panjang Bagaimana hati tak gersang Sejuk kasih telah lama hilang Bukan, bukan curahan kasih yang terhenti Dialah yang menutup pintu hati Apalah artinya hujan deras tercurah Bila diri terkurung di balik jendela rumah Apalah artinya membuka mata Bila cahaya tak lagi menyala Puasa hanya menahan lapar dan dahaga Perilaku kasar mulut muntahkan dusta Perilaku melembut mulut dikunci rapat Di hati, binatang membiak ilalang merambat Biar kutebas semua ilalang hati Biar kusembelih semua binatang hati Hingga menumbuh satu kembang hati Kembang abadi Sedang kurajut pakaian terbaik Pakaian takwa untuk jiwa yang menaik Yang di satu hari nanti akan kukenakan Di hari kemenangan Pakaian takwa Pakaian para dewa Perisai diri Dari duri-duri khuldi Puasa manusia Pakaian mulia Pemandu nafs ammarah Menjelma nafs muthma'innah #puisi