Hilangnya Cahaya Itu
Malam itu
Ada letupan-letupan rasa yang tak menentu
Ada rima-rima puisi yang menggedor dada
Setelah tersadar dari pengutaraan kata kata
Apalah artinya buka mata tanpa cahayanya
Apalah artinya bertelinga tanpa suaranya
Apalah artinya hirup udara tanpa wanginya
Jenuh diri terus mengada bila jauh darinya
Jika nanti kembali
Dengarlah jerit tangis bayi puisi ini
Hasil persejiwaan kala malam itu
Yang tersemai dalam jiwa
Mungkin diri tak kemana-mana
Mungkin jiwa saja yang kian lemah
Tak lagi merasakan aliran nafas cinta
Yang selalu mengalir dalam nadi
Mungkin mata saja yang kian rabun
Tak melihat diri yang sebening embun
Mungkin sebenarnya jiwa yang beranjak
Hingga cinta semakin berjarak
#puisi

Komentar
Posting Komentar